Langsung ke konten utama

Indonesia WiFi vs Indosat Super Wi-Fi

Di setiap Stasiun Kereta sudah tersedia tempat untuk mengisi ulang ponsel saja saya sudah bersyukur. Tapi sejak pertengahan tahun 2012 di Stasiun Kota saya dapat menikmati fasilitas Internet dari dua layanan yang berbeda. Awalnya saya lebih menggunakan Indonesia WiFi (@wifi.id) karena ada tawaran gratis dari mereka yang saya ketahui sejak awal peluncurannya. Untuk menggunakan fasilitas mereka secara gratis, saya dapat menikmati selama 15-20 menit. Kemudian diharuskan untuk log-in kembali.

Tampilan pertama ketika belum mendaftarkan Email
Tampilan  welcome page setelah terkoneksi dengan free@wifi.id

Tampilan welcome page setelah terkoneksi dengan @wifi.id


landing page setelah berhasil terkoneksi
Untuk dapat mengakses Indonesia WiFi (@wifi.id) via nomor Telkomsel, saya dapat menggunakan fasilitas internet yang ditawarkan selama satu jam. Saya baru menyadarinya saat di Stasiun Bogor telah terpasang layanan ini. 


registration page @wifi.id via nomor Telkomsel 
Satu lagi layanan Internet yang "terdeteksi" di ponsel saya saat berada di Stasiun Kota adalah Indosat Super Wi-Fi. Yang saya ketahui sejak pertama kali ikut uji coba layanan ini tidak ada penawaran gratisnya. Saya mengetahui layanan gratis yang mereka tawarkan justru saat saya berada di Halte TransJakarta Dukuh Atas, berikut kicauan saya:




 Untuk bisa menikmati layanan Internet yang disediakan oleh Indosat ini tidak perlu menggunakan nomor dari mereka. Saya menggunakan Smartfren dan dapat mengaksesnya hanya dengan mendaftarkan nomor Smarfren saya yang berfungsi sebagai username kemudian akan mendapatkan password yang mereka kirim. Untuk dapat menggunakan fasilitas internet yang mereka tawarkan secara gratis ini mereka memberikan waktu selama 15-20 menit.

Registration page Indosat Super Wi-fi (free)
Ada persamaan antara Indonesia WiFi (@wifi.id) dan Indosat Super Wi-Fi yaitu fasilitas yang menggunakan username & password untuk mengaksesnya. Namun ada perbedaan dalam waktu yang mereka berikan untuk mengaksesnya. Mau pilih yang 15-20 menit atau 1 jam? Apa layanan Internet yang Anda pilih?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Acer Indonesia Menggelar Kompetisi APAC Predator League 2018

Predator Shield trophy Hi! Saya kemaren (Jum'at, 19 Januari 2018), mampir ke APAC Predator League 2018 yang telah memasuki babak final. Setelah melalui babak penyisihan di delapan negara, kedelapan negara tim terbaik dari masing-masing negara kemaren akan melanjutkan perjuangannya untuk menjadi juara APAC Predator League 2018 dan membawa pulang hadiah utama dan Predator Shield Trophy, setelah bertahan di babak penyisihan di negara masing-masing. Setelah berkompetisi selama tiga bulan, melibatkan 1197 tim eSport, akhirnya delapan tim eSport terbaik dari masing-masing negara ditemukan dan siap bertanding di grand final APAC Predator League di Mall Taman Anggrek, Jakarta. Herbert Ang, selaku President Direktur Acer Indonesia mengatakan, "Indonesia bangga bisa menjadi tuan rumah turnamen bergengsi APAC Predator League tahun ini. Sampai ke hari minggu kita akan melihat bakat, kekompakan dan semangat dari talenta eSport terbaik di kawasan Asia Pasifik". Untuk APAC ...

So Good Spicy Chicken Strip, Varian Terbaru dari So Good

Di postingan kali ini saya akan menulis sesuatu yang berbeda. Untuk kuliner biasanya membahas penganan oleh-oleh atau restoran yang ada di seputar Bogor, kali ini yang membuat sangat berbeda adalah saya mendapatkan kesempatan untuk mencicipi varian baru dari So Good dengan Spicy Chicken Strip-nya yang Spicy.  Terbuat dari daging ayam pilihan tanpa tulang (full meat), berkulit dan bumbu marinasi pedas special , dengan kandungan p rotein hewani kaya akan asam amino essential penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otot & otak anak , d ibalut dengan Tepung Crispy Specia l Crispy tahan lama, praktis hanya digoreng terendam minyak (deepfrying) 4-5 menit di rumah , d iproduksi oleh produsen ternama dengan teknologi produksi dan mesin modern, tentunya telah dilengkapi sertifikasi HALAL MUI . Dengan kemasan berukuran 250 gram, dan isinya sebanyak 5 pcs, untuk harganya dimulai dari Rp37.000- Rp39.000 (tergantung harga jual toko), bisa disimpan selama 1 tah...

[Review] The Piper: Kisah Dongeng Khas Jerman Berpadu Dengan Versi Korea

'Son-nim,' bahasa Korea untuk 'pengunjung,' yang berarti 'orang asing dari luar daerah.' Kata ini juga mereferensikan untuk hantu yang melakukan perjalanan dan muncul pada hari-hari tertentu untuk mengganggu aktivitas manusia. Ketika orang-orang memilih tanggal untuk acara besar seperti pindah rumah atau pernikahan, mereka selalu memilih hari ketika 'pengunjung' tidak sedang berada di sekitar, menurut cerita rakyat di Korea yang diyakini hingga sekarang. Dalam The Piper, seorang musisi pengembara, Woo-Ryong tiba dengan anaknya di sebuah desa terpencil di pegunungan yang tidak ada di peta. Kunjungan tidak terduga mereka dianggap nasib buruk oleh penduduk desa. Tema dan motif yang diambil dari cerita anak-anak yang familiar di Jerman, 'The Pied Piper of Hamelin'. Bersetting di abad pertengahan, seorang walikota dari Hamelin bermasalah dengan wabah tikus yang menghabiskan semua makanan dan bahkan menyerang orang-orang. The Piper datang menawa...