Detektif veteran Seo seorang polisi yang tidak bermain sesuai aturan ( The Unstoppable ), yang membuat dia sebagai orang baik. Jo Tae-Oh seorang pewaris muda mega-korporasi yang tidak bermain sesuai aturan ( The Untouchable ), yang membuat dia sebagai orang jahat. Kedua karakter utama ini ingin bersenang-senang dengan caranya sendiri. Seringnya dengan cara kekerasan, tapi yang membedakannya; detektif Seo dengan kelucuannya, Jo Tae-Oh dengan sifat jahatnya. Begitulah yang terbaca dalam skenario film ini. Konfrontasi di antara mereka berdua menarik untuk diikuti hingga akhir film. Ryoo Seung-wan ketika mengarahkan Hwang Jung-min Detektif veteran Seo (diperankan oleh Hwang Jung-min) yang berkomitmen untuk menegakkan keadilan, gigih dalam menentukan kebenaran di balik berbagai kasus kriminal, merupakan bagian dari Biro Investigasi Korea yang akan mendapatkan promosi kenaikan pangkat setelah timnya berhasil mengungkap sebuah bisnis jual beli mobil ilegal. Di scene penyergapan ...
"Semoga saat menonton nanti tidak berdekatan dengan para jahanam yang akan dengan teganya ikut nonton dan bercerita adegan demi adegan dalam film ini" Itu doa saya ketika dapet undangan nonton film Laura & Marsha ini. Kenapa demikian? Entah mengapa untuk promo film yang satu ini saya mendapatkan undangan nontonnya bukan di acara Press Screening yang sesungguhnya. Di undangan film-film Indonesia yang lainnya, Saya biasa menonton bersama rekan-rekan media, bukan hanya dari kalangan komunitas dan blogger. Dan acara yang saya hadiri Sabtu pagi kemaren adalah pemutaran dari film ini untuk yang kesekian kalinya sebelum tayang reguler pada tanggal 30 Mei 2013. Laura, seorang travel agent yang membuatnya hidup secara teratur, sistematis dan merencanakan hal-hal yang akan dia lakukan. Telah menjadi single parent selama 4 tahun dan membentuknya menjadi seseorang yang sulit mempercayai orang lain. Marsha, seorang penulis buku traveling yang belom pernah pergi...