Sebenarnya saya merencanakan untuk datang ke acara #HaiDay ini di hari yang kedua aja. Di hari yang kedua itu saya berniat untuk menikmati penampilan dari endahNrhesa dan Efek Rumah Kaca . berhubung di hari pertama ini ada "seseorang" yang berniat menemani. Saya pun segera menuju lokasi acara yang bertempat di Parkir Timur Senayan ini. Antrian tiket yang semrawut Sebelumnya untuk menikmati acara seperti ini, saya tidak pernah harus antri dengan berdesak-desakan seperti ini. "Emangnya mau antri dapet kupon daging kurban?..." Untuk menikmati acara #HaiDay cukup dengan membeli majalah Hai di tiket box. Maksimal pembelian hanya sebanyak 5 majalah per orang. Akibat menjadi korban dari antrian yang semrawut ini saya ketinggalan penampilan dari JKT48 , Yups! penampilan dari merekalah yang bikin saya penasaran untuk datang di hari pertama ini. Thirteen on Stage Thirteen , inilah band yang klo setiap penampilannya, sang vocalist pasti memanjat tiang si...
'Son-nim,' bahasa Korea untuk 'pengunjung,' yang berarti 'orang asing dari luar daerah.' Kata ini juga mereferensikan untuk hantu yang melakukan perjalanan dan muncul pada hari-hari tertentu untuk mengganggu aktivitas manusia. Ketika orang-orang memilih tanggal untuk acara besar seperti pindah rumah atau pernikahan, mereka selalu memilih hari ketika 'pengunjung' tidak sedang berada di sekitar, menurut cerita rakyat di Korea yang diyakini hingga sekarang. Dalam The Piper, seorang musisi pengembara, Woo-Ryong tiba dengan anaknya di sebuah desa terpencil di pegunungan yang tidak ada di peta. Kunjungan tidak terduga mereka dianggap nasib buruk oleh penduduk desa. Tema dan motif yang diambil dari cerita anak-anak yang familiar di Jerman, 'The Pied Piper of Hamelin'. Bersetting di abad pertengahan, seorang walikota dari Hamelin bermasalah dengan wabah tikus yang menghabiskan semua makanan dan bahkan menyerang orang-orang. The Piper datang menawa...