Gio beserta punggawa Timnas bareng Om Farhan bareng wartawan ikut Press Conference masih...bareng wartawan juga Gio sedang menjawab pertanyaan wartawan Press Conference selesai Foto terakhir Press Conference Bersama Okto dan Jackson F Tiago Baju bola yang gw bawa, dapetin tandatangan Okto, Isnan Ali dan Ponaryo nih beneran bersama Gio Hari ini mendapat undangan dadakan untuk bertemu dengan mantan kapten Timnas Belanda, langsung gw jawab okey dan siap menghadiri acara tersebut. Ini suatu tantangan bagi gw. Walau datang ke venue telat hampir satu jam. Untunglah acaranya sendiri molor dari waktu yang ditentukan. Memang sih dari awal udah terbayang sepertinya bukan hanya Gio aja yang akan gw temui. Yaks... memang benar adanya ternyata punggawa dan mantan punggawa Timnas Indonesia turut hadir juga. mereka adalah Bepe, Kurniawan "kurus" Dwi Julianto, Okto, Firman Utina, Ponaryo, Isnan Ali terus siapa lagi tadi...lupa. Foto-foto berg...
"Semoga saat menonton nanti tidak berdekatan dengan para jahanam yang akan dengan teganya ikut nonton dan bercerita adegan demi adegan dalam film ini" Itu doa saya ketika dapet undangan nonton film Laura & Marsha ini. Kenapa demikian? Entah mengapa untuk promo film yang satu ini saya mendapatkan undangan nontonnya bukan di acara Press Screening yang sesungguhnya. Di undangan film-film Indonesia yang lainnya, Saya biasa menonton bersama rekan-rekan media, bukan hanya dari kalangan komunitas dan blogger. Dan acara yang saya hadiri Sabtu pagi kemaren adalah pemutaran dari film ini untuk yang kesekian kalinya sebelum tayang reguler pada tanggal 30 Mei 2013. Laura, seorang travel agent yang membuatnya hidup secara teratur, sistematis dan merencanakan hal-hal yang akan dia lakukan. Telah menjadi single parent selama 4 tahun dan membentuknya menjadi seseorang yang sulit mempercayai orang lain. Marsha, seorang penulis buku traveling yang belom pernah pergi...