Siang sampai sore tadi, saya dan teman-teman dari Blogger Bogor menghadiri undangan dari Indosat Bogor. Punya Blog, Twitter & FB... Yuk daftarkan diri kamu utk ikutan Social Media Competition with #IndosatSuperWifi twitter.com/IndosatBogor/s… — Indosat Bogor (@IndosatBogor) 22 Februari 2013 Sejak m enguji coba pertama kali , hari ini adalah yang ketiga kalinya bagi saya. Dari yang pertama, kedua dan akhirnya yang ketiga ini tampaknya tidak ada perbaikan sedikit pun dari layanan Indosat Super Wi-Fi yang diberikan. Untuk yang kedua pada saat acara launching Blackberry Z10 dari Indosat, saat asyik live tweet tentang acara tersebut timeline tiba-tiba terhenti sedangkan koneksi tidak terputus. Untungnya salah satu dari artis undangan yang hadir ponselnya dibiarkan hotspot wi-fi portable secara terbuka. Lama juga saya " menumpang " koneksi dari ponselnya. Saat teman-teman undangan yang lain menyadari tidak ada hadiah dari live tweet, koneksi pun lancar kembali. Hasil ...
"Semoga saat menonton nanti tidak berdekatan dengan para jahanam yang akan dengan teganya ikut nonton dan bercerita adegan demi adegan dalam film ini" Itu doa saya ketika dapet undangan nonton film Laura & Marsha ini. Kenapa demikian? Entah mengapa untuk promo film yang satu ini saya mendapatkan undangan nontonnya bukan di acara Press Screening yang sesungguhnya. Di undangan film-film Indonesia yang lainnya, Saya biasa menonton bersama rekan-rekan media, bukan hanya dari kalangan komunitas dan blogger. Dan acara yang saya hadiri Sabtu pagi kemaren adalah pemutaran dari film ini untuk yang kesekian kalinya sebelum tayang reguler pada tanggal 30 Mei 2013. Laura, seorang travel agent yang membuatnya hidup secara teratur, sistematis dan merencanakan hal-hal yang akan dia lakukan. Telah menjadi single parent selama 4 tahun dan membentuknya menjadi seseorang yang sulit mempercayai orang lain. Marsha, seorang penulis buku traveling yang belom pernah pergi...