Kemaren (Rabu, 16 November 2011) gw dan ID-4SQ menghadiri undangan untuk main ke kantor barunya KASKUS di Menara Palma Kuningan, Jakarta. Karena gw udah hapal daerah Kuningan di jam pulang kantor, pasti macetnya ngga banget. Dan emang gw mengejar untuk jadi yang PERTAMAX. Gw datang sudah dari sore hari, walau tetap sampainya agak terhambat macet juga. sambutan di depan kantor KASKUS "padang golf mini" setelah ruang registrasi Yang unik ada tanda " Rumput jangan Diinjak! :( " gw pindah-pindahin dan membuat undangan yang baru masuk terjebak melihatnya, Huahauaaa Setelah masuk " padang golf mini " kemudian kami melewati lorong (menurut gw seperti tempat sauna) yang berisi penghargaan kepada founder KASKUS Andrew Darwis. barulah menemukan sumber inspirasi (kakus), yang dimana temboknya dapat di corat-coret. Vandalisme time!!! Ruang kerjanya dibagi ke dalam beberapa divisi, dan divisi tersebut mengadakan berbagai macam permainan. Gw...
"Semoga saat menonton nanti tidak berdekatan dengan para jahanam yang akan dengan teganya ikut nonton dan bercerita adegan demi adegan dalam film ini" Itu doa saya ketika dapet undangan nonton film Laura & Marsha ini. Kenapa demikian? Entah mengapa untuk promo film yang satu ini saya mendapatkan undangan nontonnya bukan di acara Press Screening yang sesungguhnya. Di undangan film-film Indonesia yang lainnya, Saya biasa menonton bersama rekan-rekan media, bukan hanya dari kalangan komunitas dan blogger. Dan acara yang saya hadiri Sabtu pagi kemaren adalah pemutaran dari film ini untuk yang kesekian kalinya sebelum tayang reguler pada tanggal 30 Mei 2013. Laura, seorang travel agent yang membuatnya hidup secara teratur, sistematis dan merencanakan hal-hal yang akan dia lakukan. Telah menjadi single parent selama 4 tahun dan membentuknya menjadi seseorang yang sulit mempercayai orang lain. Marsha, seorang penulis buku traveling yang belom pernah pergi...