Lineup dari ASUS ROG 9th Gen Intel Processor dipegang oleh brand ambassador dan perwakilan ASUS Indonesia Saya sendiri hanya pengguna desktop PC lawas dengan kapasitas memory terbatas dengan slot RAM DDR3 bawaan dari motherboard-nya yang berjumlah 4 buah. Jika ingin bermain game tentunya sangat terbatas game yang akan saya mainkan. Terakhir game yang saya pasang adalah Need For Speed dan PES2016. Menggunakan pengaturan yang standar dari masing-masing game ini. Dengan spesifikasi dari komputer PC yang saya miliki, menyerah deh jika sampai komputernya minta restart dengan tiba-tiba. Laptop gaming yang performanya mendukung saya untuk bermain game balap atau sepak bola tentunya dapat mendukung saya untuk pindah pengeditan video yang kini bergantung hanya di ponsel dapat saya kerjakan di laptop. Temukan saya! Di minggu ini saya berkesempatan untuk hadir di acara peluncuran dari lineup ASUS ROG yang terbaru. Suatu kebanggaan tersendiri dapat hadir di ...
"Semoga saat menonton nanti tidak berdekatan dengan para jahanam yang akan dengan teganya ikut nonton dan bercerita adegan demi adegan dalam film ini" Itu doa saya ketika dapet undangan nonton film Laura & Marsha ini. Kenapa demikian? Entah mengapa untuk promo film yang satu ini saya mendapatkan undangan nontonnya bukan di acara Press Screening yang sesungguhnya. Di undangan film-film Indonesia yang lainnya, Saya biasa menonton bersama rekan-rekan media, bukan hanya dari kalangan komunitas dan blogger. Dan acara yang saya hadiri Sabtu pagi kemaren adalah pemutaran dari film ini untuk yang kesekian kalinya sebelum tayang reguler pada tanggal 30 Mei 2013. Laura, seorang travel agent yang membuatnya hidup secara teratur, sistematis dan merencanakan hal-hal yang akan dia lakukan. Telah menjadi single parent selama 4 tahun dan membentuknya menjadi seseorang yang sulit mempercayai orang lain. Marsha, seorang penulis buku traveling yang belom pernah pergi...