Semalem saya mengikuti screening media dari film ini. Sejak awal mendapatkan voucher-nya pun tidak ingin melihat terlebih dahulu review dari berbagai website luar negeri atau pun melihat trailer-nya. Okey! saya norak, di awal film ada pergerakan film yang tersendat-sendat, itu bukan karena copy film yang rusak tetapi memang bagian dari jalannya film tersebut. Di awali di alang-alang pinggir jalan raya dan kembali kesana di akhir film. Sejak kemunculan Charlie Stoker (orang asing) setiap kejadian pembunuhan dalam film ini sudah dapat ditebak alurnya. Namun, apa yang hendak ia cari? Apa yang ia inginkan, masih terjaga hingga pertengahan film? Berikut sinopsis singkatnya: Ketika India, yang diperankan oleh Mia Wasikowska berulang tahun yang ke-18, ia kehilangan ayah sekaligus teman terdekatnya, Richard Stoker yang diperankan oleh Dermot Mulroney dalam sebuah kecelakaan mobil. Hidupnya yang tenang di sebuah perumahan terpencil tiba-tiba hancur. di balik sikapnya yang pend...
"Semoga saat menonton nanti tidak berdekatan dengan para jahanam yang akan dengan teganya ikut nonton dan bercerita adegan demi adegan dalam film ini" Itu doa saya ketika dapet undangan nonton film Laura & Marsha ini. Kenapa demikian? Entah mengapa untuk promo film yang satu ini saya mendapatkan undangan nontonnya bukan di acara Press Screening yang sesungguhnya. Di undangan film-film Indonesia yang lainnya, Saya biasa menonton bersama rekan-rekan media, bukan hanya dari kalangan komunitas dan blogger. Dan acara yang saya hadiri Sabtu pagi kemaren adalah pemutaran dari film ini untuk yang kesekian kalinya sebelum tayang reguler pada tanggal 30 Mei 2013. Laura, seorang travel agent yang membuatnya hidup secara teratur, sistematis dan merencanakan hal-hal yang akan dia lakukan. Telah menjadi single parent selama 4 tahun dan membentuknya menjadi seseorang yang sulit mempercayai orang lain. Marsha, seorang penulis buku traveling yang belom pernah pergi...