Langsung ke konten utama

[Review] Veteran (Korean Movie)



Detektif veteran Seo seorang polisi yang tidak bermain sesuai aturan (The Unstoppable), yang membuat dia sebagai orang baik. Jo Tae-Oh seorang pewaris muda mega-korporasi yang tidak bermain sesuai aturan (The Untouchable), yang membuat dia sebagai orang jahat. Kedua karakter utama ini ingin bersenang-senang dengan caranya sendiri. Seringnya dengan cara kekerasan, tapi yang membedakannya; detektif Seo dengan kelucuannya, Jo Tae-Oh dengan sifat jahatnya. Begitulah yang terbaca dalam skenario film ini. Konfrontasi di antara mereka berdua menarik untuk diikuti hingga akhir film.

Ryoo Seung-wan ketika mengarahkan Hwang Jung-minRyoo Seung-wan ketika mengarahkan Hwang Jung-min

Detektif veteran Seo (diperankan oleh Hwang Jung-min) yang berkomitmen untuk menegakkan keadilan, gigih dalam menentukan kebenaran di balik berbagai kasus kriminal, merupakan bagian dari Biro Investigasi Korea yang akan mendapatkan promosi kenaikan pangkat setelah timnya berhasil mengungkap sebuah bisnis jual beli mobil ilegal.
Di scene penyergapan ini kita akan disuguhi aksi komikal (dan saya langsung kembali teringat dengan film-film Jackie Chan) dari Detektif Seo yang dikeroyok oleh sekelompok orang yang sedang memodifikasi mobil curian. Hingga akhirnya seluruh anggota tim Biro Investigasi Korea datang. Biro Investigasi Korea dikepalai oleh Oh (diperankan oleh Oh Dal-su) salah satu aktor pendukung terbaik di Korea saat ini, saya terakhir menikmati perannya di film Assassination. Mereka menyelidiki peristiwa kekerasan yang terjadi di kantor mega-korporasi Sin Jin Group. 

Oh Dal-su sebagai Ketua Biro Investigasi bersama timnyaOh Dal-su sebagai Ketua Biro Investigasi bersama timnya

Duet peran Hwang Jung-min dan Oh Dal-su sudah saya nikmati aksinya di film "Ode To My Father". Peran yang mereka mainkan sebagai sahabat yang kental dari masa kecil hingga maut memisahkan. Di film Veteran, meski peran mereka berdua sebagai bawahan dan atasan, tampak tidak terlihat sebagai bawahan dan atasan. Mereka memainkan perannya seperti di "Ode To My Father". Dan karena film Veteran ini mereka bertindak sebagai polisi, dengan banyaknya scene komedi. Saya bisa menyamakan Veteran dengan film-film bertemakan Buddy Cop ala Hollywood.
Jadi... Detektif Seo ini mirip Will Smith sebagai Mike Lowrey di Bad Boys atau Eddie Murphy sebagai Axel Foley di Beverly Hills Cop?
Veteran akan tayang di CGVblitz, Cinemaxx dan Platinum Cineplex.





Director : Ryoo Seung-wan
Original title : ë² í…Œëž‘
Cast :
Hwang Jung-min (The Himalayas, New World, Fists of Legend, Ode to My Father)
Yoo Ah-in (Thread of Lies, Tough as Iron)
Genre : Action, Thriller
Duration : 123 mins
Release Date : 25 June 2015 (Korea)
23 September 2015 (Indonesia)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Twitter Collection Dari Tweetdeck Untuk Merangkum Serial Twit

Antusias Pizza Man Contoh Twitter Collection diatas adalah rangkuman sebagian dari twit sambutan para fans Yuki Kato yang antusias atas proyek film terbaru dari idolanya. Film Pizza Man adalah proyek saya di tahun 2015 ini, mungkin bagi yang lain biasa menyimak rangkuman serial twit melalui chirpstory yang hangat membahas politik. Atau mungkin ada juga yang membuat rangkuman serial twit menggunakan storify, jujur saya lebih tertarik membaca melalui storify daripada chirpstory. Sejak awal menggunakan Twitter saya sudah akrab dengan aplikasi Tweetdeck, namun semenjak diambil alih langsung oleh pihak Twitter dan dukungan penuh hanya bisa diakses melalui web, saya sudah jarang menggunakannya, saat ini lebih sering menggunakan Hootsuite (yang masih bisa diakses melalui Android). Cara membuat Twitter Collection cukup mudah (tentunya kita sudah memiliki akun Tweetdeck, yang sekarang bisa login melalui akun Twitter) Setelah terbuka dashboard akun Tweetdeck kita, arahkan mouse ke iko...

Internet Super Cepat Wifi ID dari Telkom Indonesia di Asean Blogger Festival 2013

Day 1: Road Trip I'm ready for #RoadTrip #ABFI2013 — Hendra Gunawan (@ndraverne) May 8, 2013 Itu twit terjadwal saya yang aktif ketika saya sudah berada di jalan raya menuju Terminal Lebak Bulus untuk bergabung dengan teman-teman Blogger lainnya sekitar Jabodetabek yang akan bersama-sama mengarungi perjalanan selama belasan jam dengan Bus Gajah Mungkur menuju Solo.  Bagi teman-teman yang sudah mengenal dekat dengan saya pasti mengetahui hal pertama yang akan saya cari ketika akan berlama-lama menunggu. Saya sampai di Terminal Bus Lebak Bulus tepat jam 20.30 WIB, sedangkan jadwal keberangkatan Bus jam 22.00 WIB. Ya! Saya seorang pengguna Android yang jarang berlangganan paket data. Saya lebih mengandalkan free wifi yang tersedia di tempat-tempat umum yang sering saya kunjungi baik itu di Bogor atau pun di Jakarta. Salah satu fasilitas free wifi yang sering saya gunakan adalah milik Telkom Indonesia . Sejak Wifi ID diluncurkan pertama kali di Jakarta, saya sudah mencoba dan m...

Laura & Marsha: Petualangan Dua Sahabat di Eropa

"Semoga saat menonton nanti tidak berdekatan dengan para jahanam yang akan dengan teganya ikut nonton dan bercerita adegan demi adegan dalam film ini" Itu doa saya ketika dapet undangan nonton film Laura & Marsha ini. Kenapa demikian? Entah mengapa untuk promo film yang satu ini saya mendapatkan undangan nontonnya bukan di acara Press Screening yang sesungguhnya. Di undangan film-film Indonesia yang lainnya, Saya biasa menonton bersama rekan-rekan media, bukan hanya dari kalangan komunitas dan blogger. Dan acara yang saya hadiri Sabtu pagi kemaren adalah pemutaran dari film ini untuk yang kesekian kalinya sebelum tayang reguler pada tanggal 30 Mei 2013. Laura, seorang travel agent yang membuatnya hidup secara teratur, sistematis dan merencanakan hal-hal yang akan dia lakukan. Telah menjadi single parent selama 4 tahun dan membentuknya menjadi seseorang yang sulit mempercayai orang lain.  Marsha, seorang penulis buku traveling yang belom pernah pergi...