Langsung ke konten utama

Acer Merilis Laptop Edisi Avengers

Peluncuran laptop edisi Avengers dari Acer di CGV Grand Indonesia (foto atas perkenan Acer Indonesia)

Film-film unggulan yang tayang di musim panas tahun ini telah hadir di bioskop. Acer yang menjadi satu-satunya merek IT yang berkolaborasi dengan merek hiburan terbesar di dunia, Marvel Entertainment, merilis laptop edisi Avengers: Infinity War dengan desain tiga nama karakter utama dalam Marvel Cinematic Universe yang di tahun ini menginjak tahun ke-10. Bertempat di CGV Cinema, Grand Indonesia, Acer Indonesia yang juga mengajak Komunitas Marvel Indonesia dengan jumlah anggotanya yang sebanyak 10.000 lebih, untuk berkolaborasi yang menjadikan laptop Acer Infinity War Series menjadi produk pendukung aktivitas dan bukan hanya menjadi sebagai collectibles item. Penonton yang berkunjung ke CGV Cinema, Grand Indonesia juga dapat melihat langsung Avengers Corner yang dibuka sejak tanggal 25 April 2018 hingga  13 Mei 2018. Mari kita berkenalan satu per satu dengan lineup laptop gaming dari Acer ini;
  • Aspire 6 Captain America Edition, dengan fitur unggulannya: 

1.       Performa powerful dengan dukungan prosesor IntelTM Core® Generasi Ke-8
2.       Kemudahan upgrade RAM & HDD
3.       Desain Modern & Premium
4.       Fitur Power-off USB Charging
5.       USB 3.1 Type C yang lebih kecil
6.       Mendukung penyimpanan SSD M.2 NVMe
7.       Faster dual-band wireless connections



Spesifikasi Aspire 6 Captain America Edition:


Product Name
Aspire 6 - Marvel’s Avengers: Infinity War Captain America Edition
Character
Capt. America
CPU
Intel® Core™ i5-8250U
OS
Windows 10 Home
Display
15.6” Full HD IPS
Memory
4GB DDR4 (upgradable up to 16GB)
Storage
1TB
Graphic
NVIDIA GeForce® MX150 2GB GDDR5
WiFi
802.11 ac
Price
IDR 11,999,000

Berbeda dari generasi sebelumnya, Aspire 6 Captain America Edition ini didesain modern & premium, dengan tekstur elegan dan interior berbahan metal sehingga terlihat sangat berkelas.



  • Swift 3 Iron Man Edition, dengan fitur unggulannya:

1.    Desain yang stylish, elegan serta tangguh layaknya Iron Man
2.    Performa maksimal dengan Intel Core® i5 Generasi ke 8 serta Grafik tinggi   dengan  NVIDIATM  GeForce® MX150
3.    Fitur Fingerprint reader yang otomatis, layaknya teknologi Armor Mark Suite Iron Man
4.    Sumber tenaga yang tahan lama, seperti sumber tenaga Iron Man yang berasal dari Arc Reactor
       Fitur Power-off USB Charging.
Spesifikasi Swift 3 Iron Man Edition
                                                                                                                                        
CPU
IntelTM Core® i5-8250U
OS
Windows 10 Home
LCD
14” 1080 HD IPS
Memory
8GB
Harddisk
256GB SSD
Graphic
NVIDIATM GeForce® MX150
ODD
No
Webcam
Video conferencing:
Super high dynamic range imaging (SHDR)
Port
HDMI® port with HDCP support
WiFi
802.11 ac
Battery
Up to 10 hours
Weight
1,6 Kg
 Special Feature
Power Off USB Charging













Ketangguhan Swift 3 Iron Man edition ini terletak pada chasis serta permukaan laptop yang berbahan metal, serta dibekali logo Arc Reactor yang dapat menyala, sehingga terlihat seperti Armor Mark yang bertransformasi menjadi laptop.

Untuk ukuran serta bobot, Swift 3 Iron Man edition memiliki tampilan tipis dan ramping, dengan desain simetris dan lekukan bulat sempurna di tiap sudutnya pada balutan bahan metal. Dengan desain yang ringkas, membuat Swift 3 siap dibawa kemana pun untuk mobilitas yang tinggi.

  • Nitro 5 Thanos Edition, dengan fitur unggulannya:

  1. Laptop gaming yang paling mudah di-upgrade di kelasnya dengan backdoor compartment
  2. Laptop 11% lebih dingin dengan fitur CoolBoost
  3. Mendukung upgrade ke penyimpanan SSD NVMe, 111% lebih cepat dari SSD SATA
  4. Daya tahan baterai hingga 5.5 Jam.


Spesifikasi Nitro 5 Thanos Edition:

Product Name
Nitro 5 Marvel’s Avengers: Infinity War Thanos Edition
Character
Thanos
CPU
Intel® Core™ i5-7300HQ
OS
Windows 10 Home
Display
15.6” Full HD IPS
Memory
1*8GB DDR4
Storage
128GB SSD + 1TB HDD
Graphic
NVIDIA GeForce® GTX1050 4GB
WiFi
Fast 2x2 802.11ac wireless
Price
IDR 14,999,000

Didesain sebagai laptop gaming yang paling mudah penigkatan di kelasnya dengan backdoor compartment. Backdoor compartment ini memungkinkan peningkatan hardware secara mudah dan cepat yang terinspirasi kemudahan upgrade Infinity Gauntlet Thanos.

Dalam film Captain America: Civil War kita diajak untuk memilih apakah team Captain America atau team Iron Man? Dari ketiga lineup laptop gaming terbaik ini, pilihan kalian akan jatuh kemana?
Saya mengunjungi langsung Avengers Corner di CGV Grand Indonesia dengan mengajak 3 teman, berikut ini pilihan mereka dan alasannya:

"Gw suka yang edisi Thanos, spesifikasinya lebih garang dibandingkan dengan 2 lainnya" - Bravo

"Tegas dan elegan, inilah kesan pertama saya saat melihat Acer Aspire 6 Captain America. hampir seluruh konektor seperti earphone jack, USB port, power connector, berkumpul di bagian kanan depan laptop ini, menawarkan kepraktisan, efisiensi dan kenyamanan bagi penggunja Indonesia yang mayoritas banyak bekerja dengan tangan kanan. Laptop ini cocok untuk pribadi yang berjiwa pemimpin, petualang, namun tidak mengesampingkan image elegan dalam penampilannya" - Ery.


"Saya suka sama Acer Swift 3 Iron Man, karena laptop ini inovatif banget, full body metalnya bikin adem walau dalam waktu lama main laptop, ditambah enteng dengan berat cuma 1.6 kg dan tipis, finger print-nya bikin akses mudah dan yang pasti kerennya itu ada logo arc reactor yang bisa nyala. Gokils!" - Abi.



Tulisa ini disertakan dalam #AcerInfinityWar #AcerBlogContest

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Acer Indonesia Menggelar Kompetisi APAC Predator League 2018

Predator Shield trophy Hi! Saya kemaren (Jum'at, 19 Januari 2018), mampir ke APAC Predator League 2018 yang telah memasuki babak final. Setelah melalui babak penyisihan di delapan negara, kedelapan negara tim terbaik dari masing-masing negara kemaren akan melanjutkan perjuangannya untuk menjadi juara APAC Predator League 2018 dan membawa pulang hadiah utama dan Predator Shield Trophy, setelah bertahan di babak penyisihan di negara masing-masing. Setelah berkompetisi selama tiga bulan, melibatkan 1197 tim eSport, akhirnya delapan tim eSport terbaik dari masing-masing negara ditemukan dan siap bertanding di grand final APAC Predator League di Mall Taman Anggrek, Jakarta. Herbert Ang, selaku President Direktur Acer Indonesia mengatakan, "Indonesia bangga bisa menjadi tuan rumah turnamen bergengsi APAC Predator League tahun ini. Sampai ke hari minggu kita akan melihat bakat, kekompakan dan semangat dari talenta eSport terbaik di kawasan Asia Pasifik". Untuk APAC ...

So Good Spicy Chicken Strip, Varian Terbaru dari So Good

Di postingan kali ini saya akan menulis sesuatu yang berbeda. Untuk kuliner biasanya membahas penganan oleh-oleh atau restoran yang ada di seputar Bogor, kali ini yang membuat sangat berbeda adalah saya mendapatkan kesempatan untuk mencicipi varian baru dari So Good dengan Spicy Chicken Strip-nya yang Spicy.  Terbuat dari daging ayam pilihan tanpa tulang (full meat), berkulit dan bumbu marinasi pedas special , dengan kandungan p rotein hewani kaya akan asam amino essential penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otot & otak anak , d ibalut dengan Tepung Crispy Specia l Crispy tahan lama, praktis hanya digoreng terendam minyak (deepfrying) 4-5 menit di rumah , d iproduksi oleh produsen ternama dengan teknologi produksi dan mesin modern, tentunya telah dilengkapi sertifikasi HALAL MUI . Dengan kemasan berukuran 250 gram, dan isinya sebanyak 5 pcs, untuk harganya dimulai dari Rp37.000- Rp39.000 (tergantung harga jual toko), bisa disimpan selama 1 tah...

[Review] The Piper: Kisah Dongeng Khas Jerman Berpadu Dengan Versi Korea

'Son-nim,' bahasa Korea untuk 'pengunjung,' yang berarti 'orang asing dari luar daerah.' Kata ini juga mereferensikan untuk hantu yang melakukan perjalanan dan muncul pada hari-hari tertentu untuk mengganggu aktivitas manusia. Ketika orang-orang memilih tanggal untuk acara besar seperti pindah rumah atau pernikahan, mereka selalu memilih hari ketika 'pengunjung' tidak sedang berada di sekitar, menurut cerita rakyat di Korea yang diyakini hingga sekarang. Dalam The Piper, seorang musisi pengembara, Woo-Ryong tiba dengan anaknya di sebuah desa terpencil di pegunungan yang tidak ada di peta. Kunjungan tidak terduga mereka dianggap nasib buruk oleh penduduk desa. Tema dan motif yang diambil dari cerita anak-anak yang familiar di Jerman, 'The Pied Piper of Hamelin'. Bersetting di abad pertengahan, seorang walikota dari Hamelin bermasalah dengan wabah tikus yang menghabiskan semua makanan dan bahkan menyerang orang-orang. The Piper datang menawa...