Langsung ke konten utama

Premiere Night Jakarta Hati


Inilah salah satu film yang membuat saya penasaran setelah menyimak trailer-nya, saat itu saya belum melihat dan mengunjungi jakartahati.com. Setelah mengunjungi official website-nya tersebut ternyata film ini terdiri dari lima cerita di dalamnya. 
Cerita yang pertama mengenai "Orang Lain" dimana dua orang asing (Asmirandah & Surya Saputra) berinteraksi saling membicarakan pasangannya masing-masing. Dialog pertama yang diucapkan adalah "Istri anda berselingkuh dengan pacar saya" Apa kekurangan dari mereka ini, hingga pasangan mereka berselingkuh? Di akhir dari pertemuan ini mereka berpisah di halte TransJakarta. untuk scene di hotel, saya masih berpikir, apakah itu hanya khayalan dari si pria atau memang mereka akhirnya memutuskan untuk check-in?
"Apakah kita sudah menjadi orang lain?"
Cerita yang kedua mengenai "Masih Ada" Anggota DPR (Slamet Rahardjo) yang bergegas menuju tempat pertemuan dengan teman-temannya yang sama-sama terjerat kasus korupsi. Karena mobilnya rusak, perjalanannya diawali berjalan kaki menuju depan komplek perumahannya. Sang satpam komplek hampir tidak mengenalinya karena tiap hari mobilnya lewat, kaca mobil yang hitam selalu tertutup. Saat naik taxi ia mendapat sang supir yang mengeluhkan tentang hidup di Jakarta beserta kemacetannya. Anggota DPR ini mengumpat kepada sang supir, namun sang supir tidak menerimanya. Dan ia pun diminta untuk turun. Ada obrolan sesama ojek motor yang sedang membahas besarnya anggaran untuk toilet Anggota DPR, ia pun datang menghampiri, sebelumnya ia menyematkan pin anggota DPR dan menyela pembicaraan bahwa yang bertanggung jawab atas toilet di Gedung DPR itu BANGGAR bukan Anggota DPR.
Cerita yang ketiga mengenai "Kabar Baik" dimana terjadi perang batin seorang anak (Andhika Pratama) dan ayahnya (Roy Marten) yang ia buatkan BAP dalam kasus penipuan arisan. Akankah ia tega menjebloskan ayahnya sendiri ke dalam sel?
Cerita yang keempat "Hadiah" Seorang penulis (Dwi Sasono) yang mendapat tawaran dari seorang temannya editor film untuk bergabung dengan pembuatan film berjudul Pocong Impoten. Ia mencoba tetap idealis untuk tidak menerima tawaran tersebut, namun sang teman ini sedang dirundung masalah, istrinya masuk rumah sakit karena pendarahan. Sang teman berharap ia secepatnya untuk menghubungi sang produser film ini. Sementara sang anak ingin datang ke acara ulang tahun temannya yang kaya raya. Ia ingin memberikan hadiah untuk temannya ini. Sebelum menemani anaknya membeli sandal di ITC ia mengisi pulsa sebesar lima puluh ribu yang ternyata sangat lama pulsanya bertambah. Sementara sang teman sudah menghubunginya terus. Memastikan apakah ia sudah menghubungi produser film tersebut.


Cerita yang kelima "Dalam Gelap" Pasangan suami istri (Dion Wiyoko & Agni Pratistha) terjebak di dalam kamarnya sendiri di kegelapan karena listrik yang padam. Lilin pun mereka tidak menemukan, Gadget mereka masing-masing sudah tidak dapat menyala. Dalam kegelapan ini mereka akhirnya bisa jujur sejujur-jujurnya bahwa mereka saling berselingkuh dengan teman kantornya.
Cerita yang keenam dan terakhir "Darling Fatimah" kisah seorang janda (Shahnaz Haque) penjual dadar gulung di pasar Senen dan pasangannya seorang tionghoa. Kata-kata yang terlontar diantara mereka memang cukup kasar. Tapi begitulah curahan hati masing-masing mengungkapkan kejujurannya. Ngomong ngalor ngidul, yang satu ingin segera meresmikan hubungan mereka dan satu lagi di umur yang masih dua puluhan dan seorang anak tunggal yang tidak ingin terburu-buru untuk meresmikan hubungan.
Film berlangsung selama 120 menit. Karena ada enam cerita ini yang membuat durasinya agak panjang. Ya beberapa bagian dari film ini saya sempat merasakannya. Di bagian cerita yang mana? Beberapa sahabat dekat saya pasti tahu.

Beberapa pemain bersama produser dan sutradara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

at Javasoulnation 2012

Tadinya tulisan ini saya buat untuk meliput kegiatan seputar #SoulOfTheNation -nya Raisa di Indosat Stage. Karena saya telat datang pada hari terakhir Java Soulnation ini. Berasa “kentang” saya bahas dari hari pertama aja deh. Event dari Java Festival Production yang menarik minat saya untuk datang itu Javarockin’Land , Java Jazz Festival baru kemudian Java Soulnation . Kenapa saya menempatkan Java Soulnation di urutan paling terakhir. Menurut saya kebanyakan performer-nya dari dalam negeri, bagi saya menikmati penampilan mereka di event lain pun masih bisa. Ya walau pun ada beberapa project yang memang di buat khusus untuk acara ini aja. Hari pertama Saya sebenarnya berniat untuk membagikan undangan hari pertama #jsf2012 ini kepada teman yang sudah berjanji akan menghadiri acara ini. Tetapi entah kenapa dia membatalkannya, saya pun akhirnya menikmati acara ini. Sendirian…Eh ngga juga deh ada 2 teman cewe yang menyusul untuk datang akhirnya, walaupun menunggu me...

OPPO R7s, Smartphone Terbaru Yang Tangguh

Pengambilan Foto Ini Menggunakan OPPO R7s Hello! Kini kita sudah berada di akhir bulan dari tahun 2015, kalau dari pemantauan saya di beberapa sudut jalan raya di tempat-tempat yang saya lewati (sewaktu menjadi kurir tidak tetap) gegap gempita untuk menyambut pergantian tahun sudah semakin ramai. Kalian berencana untuk merayakannya dengan mengga nti gadget yang kini dipakai dengan gadget terbaru yang memiliki fitur lebih mumpuni? R7s sebagai gadget baru yang paling pas untuk tahun baru. Hands-On OPPO R7s Kalau dari versi saya yang sudah "berkenalan" secara langsung dengan OPPO R7s , berikut 7 alasan kenapa saya ingin mendapatkannya: 1.  Teknologi VOOC Flash Charge Kendala yang saya alami saat ini dengan gadget yang saya miliki, kemana-mana HARUS tidak melupakan powerbank setiap pergi beraktivitas, tentunya saat membawa gadget saya. Dengan OPPO R7s yang memiliki teknologi VOOC Flash Charge tidak usah membawa powerbank, daya baterai yang tangguh dengan 3070 m...

Mencoba Netflix Yang Kini Resmi Masuk Pasar Indonesia

Netflix, layanan streaming film panjang dan film serial yang kekinian di Amerika Serikat kini resmi hadir di Indonesia. CEO Netflix, Reed Hastings dalam acara CES 2016, rabu lalu mengumumkan #NetflixEverywhere (termasuk di Indonesia, kecuali Tiongkok). Sebelum Netflix saya sudah akrab dan sempat menggunakan viki, yang kontennya kebanyakan berasal dari Korea Selatan. Telkomsel bekerjasama dengan Disney menghadirkan Moovigo, layanan Disney Movie On Demand dengan kearifan lokal (konten film-film Disney-nya cukup banyak dengan film-film terbaru yang setelah beberapa bulan tayang di bioskop). Multivision menghadirkan nonton.com, terakhir saya akses berisi sinetron mereka yang di tahun 90-an merajai pertelevisian di Indonesia. Terakhir yang sering saya gunakan sih google play movie, lebih seringnya menyewa dengan batas waktu 48 jam. Sejak memiliki Kata Box  saya sudah mencoba untuk "berkenalan" dengan Netflix, sayangnya dalam proses registrasi kita diHARUSKAN untuk me...