Langsung ke konten utama

Sneak Preview & Diskusi Film Cinta Tapi Beda at Platinum Cineplex


Apa yang dipersatukan TUHAN, tidak dapat dipisahkan manusia

Hari ini saya bisa berkesempatan untuk menikmati salah satu film Indonesia ini sebelum tayang regulernya tanggal 27 Desember 2012 nanti. Seperti film Indonesia yang lainnya, saya tadinya mengharapkan untuk dapat hadir di setiap Gala Premiere. Tapi sayang untuk film Cinta Tapi Beda ini saya tidak mendapatkan undangan baik dari pihak film ini sendiri atau dari pihak media partner. 
Sebelom acara yang diselenggarakan di Platinum Cineplex - Cibinong Square ini, mereka telah menyelenggarakan di Platinum XXI, fX Lifestyle 'X Center Jakarta. Pada saat itu saya mengetahuinya tepat di hari acara beberapa jam sebelum acara dimulai. Jadi, ya mana sempat untuk mengejar dapat segera hadir disana. Akhirnya acara Sneak Preview dan diskusi ini melipir ke Cibinong, yang notabene tidak jauh dari rumah. 
Sebelom membahas filmnya, saya tertarik untuk membahas venue acara ini, yakni Platinum Cineplex. Bioskop ini adalah bioskop yang berdiri sendiri, tidak bergabung dengan jaringan 21/XXI atau Blitzmegaplex. Mungkin banyak yang bertanya seputar jadwal film yang tayang disana akan tetapi tidak ada di website group 21/XXI. Berikut beberapa foto yang saya abadikan tadi pagi:
Ticketing Platinum Cineplex

Lorong menuju studio

Ruang Tunggu yang seperti Stasiun Kereta

Ruang Tunggu panorama view

Tiket di Platinum Cineplex
Dari beberapa foto diatas tampak jelas perbedaannya dengan group 21/XXI atau Blitzmegaplex, waktu saya infokan diawal melalui akun Twitter saya, dari pihak mereka telah menyanggah bahwa mereka telah menyediakan "free wifi" dengan password. Semoga saya dapat berkunjung kembali dan memanfaatkannya.
Kembali ke film Cinta Tapi Beda, dari awal saya nikmati trailernya yang terbesit pertama kali dibenak saya tentang film ini ya sama dengan film "3 hati 2 cinta 1 dunia" dimana yang diusung bertemakan cinta berbeda keyakinan. Bagi yang sudah menyaksikan "3 hati 2 cinta 1 dunia" pasti akan tahu kemana akhir dari film ini.
Film Cinta Tapi Beda ini dibintangi oleh: 
  • Agni Pratistha sebagai Diana, 
  • Reza Nangin sebagai Cahyo,
  • Choky Sitohang sebagai Oka,
  • Ratu Felisha sebagai Mitha,
  • Agus Kuncoro sebagai cowo baru Mitha (Special Apperance),
  • Jajang C Noer sebagai Mama Diana,
  •  Nungky Kusumastuti sebagai Mbak Diyah,
  • Agus Melast sebagai Pak Subiakto,
  • Hudson Pranajaya sebagai David,
  • Leroy Osmani sebagai Om Thalib
  • Ayu Diah Pasha sebagai Istri Thalib

Reza Nangin Bersama sutradara dan ditemani 2 MC
Inilah sebenarnya yang saya inginkan dalam setiap pemutaran sebuah film, acara diskusi secara terbuka antara saya seorang penonton dengan mereka pihak yang terlibat langsung dalam proses pembuatan film.
Saya kebagian untuk memberikan masukan tentang jeleknya film ini. Saya langsung mengutarakan yang saya lihat, bahwa film yang bertemakan tentang percintaan berbeda keyakinan itu adalah tema yang berat untuk dinikmati.
Mari kita tunggu saja pada saat jadwal tayang regulernya mulai tanggal 27 Desember 2012 nanti. Sanggupkah film ini bertahan lebih dari dua minggu?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laura & Marsha: Petualangan Dua Sahabat di Eropa

"Semoga saat menonton nanti tidak berdekatan dengan para jahanam yang akan dengan teganya ikut nonton dan bercerita adegan demi adegan dalam film ini" Itu doa saya ketika dapet undangan nonton film Laura & Marsha ini. Kenapa demikian? Entah mengapa untuk promo film yang satu ini saya mendapatkan undangan nontonnya bukan di acara Press Screening yang sesungguhnya. Di undangan film-film Indonesia yang lainnya, Saya biasa menonton bersama rekan-rekan media, bukan hanya dari kalangan komunitas dan blogger. Dan acara yang saya hadiri Sabtu pagi kemaren adalah pemutaran dari film ini untuk yang kesekian kalinya sebelum tayang reguler pada tanggal 30 Mei 2013. Laura, seorang travel agent yang membuatnya hidup secara teratur, sistematis dan merencanakan hal-hal yang akan dia lakukan. Telah menjadi single parent selama 4 tahun dan membentuknya menjadi seseorang yang sulit mempercayai orang lain.  Marsha, seorang penulis buku traveling yang belom pernah pergi...

Internet Super Cepat Wifi ID dari Telkom Indonesia di Asean Blogger Festival 2013

Day 1: Road Trip I'm ready for #RoadTrip #ABFI2013 — Hendra Gunawan (@ndraverne) May 8, 2013 Itu twit terjadwal saya yang aktif ketika saya sudah berada di jalan raya menuju Terminal Lebak Bulus untuk bergabung dengan teman-teman Blogger lainnya sekitar Jabodetabek yang akan bersama-sama mengarungi perjalanan selama belasan jam dengan Bus Gajah Mungkur menuju Solo.  Bagi teman-teman yang sudah mengenal dekat dengan saya pasti mengetahui hal pertama yang akan saya cari ketika akan berlama-lama menunggu. Saya sampai di Terminal Bus Lebak Bulus tepat jam 20.30 WIB, sedangkan jadwal keberangkatan Bus jam 22.00 WIB. Ya! Saya seorang pengguna Android yang jarang berlangganan paket data. Saya lebih mengandalkan free wifi yang tersedia di tempat-tempat umum yang sering saya kunjungi baik itu di Bogor atau pun di Jakarta. Salah satu fasilitas free wifi yang sering saya gunakan adalah milik Telkom Indonesia . Sejak Wifi ID diluncurkan pertama kali di Jakarta, saya sudah mencoba dan m...

SENIOR: Film Duo Detektif Remaja Beda Dunia

Judul: Senior (Runpee) Dibintangi oleh: Jannine Wiegel, Phongsakon Tosuwan, Sa-ad Piampongsan Disutradarai oleh: Wisit Sasanatieng Produksi: M-39 Genre: Drama/Horor Durasi: 111 menit Jadwal Tayang: 13 Januari 2016 di CGVblitz, Cinemaxx dan Platinum Cineplex Film ini bercerita tentang apa? Berikut sinopsisnya... Kisah sepasang detektif dari dua dunia yang berbeda bekerjasama untuk mengungkap pembunuhan yang terjadi 50 tahun yang lalu. Salah satu dari mereka bernama Adhiti (dengan nama panggilan Mon; entah dari Doraemon atau ikan Salmon) yang diperankan oleh Jannine Wiegel. Mon memiliki bakat rahasia yang terpendam, Ia dapat mencium kehadiran arwah orang yang telah meninggal di sekitarnya. Dan satu detektif lagi adalah hantu, dia adalah arwah dari kakak kelas (memilih dengan nama panggilan senior) diperankan oleh Phongsakon Tosuwan yang dikisahkan telah meninggal beberapa tahun sebelumnya. Tidak ada yang pernah melihatnya, ...