Langsung ke konten utama

Sinopsis Coboy Junior The Movie



Film Coboy Junior The Movie (Cjr The Movie), menceritakan tentang perjuangan personil COBOY JUNIOR dalam mengikuti sebuah kompetisi Sing & Dance terbesar di Indonesia, setelah baru dibentuknya group Boyband tersebut oleh Patrick, seorang producer music ternama.
Kompetisi ini bukan saja cuma menjadi ajang pembuktian diri untuk menjadi yang terbaik, namun juga menjadi sebuah proses penting bagi COBOY JUNIOR dalam menuju titik pendewasaan, pembentukan karakter, dan penentuan pilihan serta prioritas pada hidup masing-masing personil.
BASTIAN harus menjadi sosok yang bisa mempererat teman-teman dan saudaranya, dimana kemampuan dance BASTIAN dan crew menjadi poin penting akan berlangsungnya kompetisi. IQBAL, yang juga harus menentukan prioritas dalam menentukan tujuan serta tugas-tugas hidupnya di saat semua itu kembali dipertanyakan oleh sang ayah. ALDI, harus bisa membelah fokus antara persahabatannya dengan Lovely dan kekompakan COBOY JUNIOR. Serta KIKI, yang terus memberikan masukan-masukan untuk kemajuan Boyband mereka. Bahkan, di saat KIKI mendapat musibah yang bisa mengancam keberlangsungan boyband mereka di kompetisi ini.



Semua ujian dan hambatan terus berdatangan. Sedangkan kompetisi terus beranjak menuju Final. Sementara itu, rival-rival terberat mereka, SUPERBOYZ dan The BANGS terus ingin menjatuhkan COBOY JUNIOR dengan segala cara.
Baru akhirnya mereka sadari bahwa, “Untuk menjadi YANG TERBAIK, bukanlah hanya dengan menjadi pemenang dan mendapat pengakuan, tapi melainkan dengan terus mengeluarkan YANG TERBAIK dari dalam diri kita.”
Film ini melibatkan 100 dancers professional dan menggunakan 20 lagu terpopuler  dalam 4 dekade terakhir yang diaransemen ulang dengan modern music & dance.
Cjr The Movie didukung oleh aktor dan artis top Indonesia, seperti Abimana Aryasatya, Nirina Zubir, Dewi Sandra, Iwa K, Ananda Omesh, Irgi Fahrezi, Ersa Mayori, Charles Bonar Sirait, Joe P Project, Meisya Siregar, Indra Bekti, Astri Nurdin, dan Fay Nabilla.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Acer Indonesia Menggelar Kompetisi APAC Predator League 2018

Predator Shield trophy Hi! Saya kemaren (Jum'at, 19 Januari 2018), mampir ke APAC Predator League 2018 yang telah memasuki babak final. Setelah melalui babak penyisihan di delapan negara, kedelapan negara tim terbaik dari masing-masing negara kemaren akan melanjutkan perjuangannya untuk menjadi juara APAC Predator League 2018 dan membawa pulang hadiah utama dan Predator Shield Trophy, setelah bertahan di babak penyisihan di negara masing-masing. Setelah berkompetisi selama tiga bulan, melibatkan 1197 tim eSport, akhirnya delapan tim eSport terbaik dari masing-masing negara ditemukan dan siap bertanding di grand final APAC Predator League di Mall Taman Anggrek, Jakarta. Herbert Ang, selaku President Direktur Acer Indonesia mengatakan, "Indonesia bangga bisa menjadi tuan rumah turnamen bergengsi APAC Predator League tahun ini. Sampai ke hari minggu kita akan melihat bakat, kekompakan dan semangat dari talenta eSport terbaik di kawasan Asia Pasifik". Untuk APAC ...

So Good Spicy Chicken Strip, Varian Terbaru dari So Good

Di postingan kali ini saya akan menulis sesuatu yang berbeda. Untuk kuliner biasanya membahas penganan oleh-oleh atau restoran yang ada di seputar Bogor, kali ini yang membuat sangat berbeda adalah saya mendapatkan kesempatan untuk mencicipi varian baru dari So Good dengan Spicy Chicken Strip-nya yang Spicy.  Terbuat dari daging ayam pilihan tanpa tulang (full meat), berkulit dan bumbu marinasi pedas special , dengan kandungan p rotein hewani kaya akan asam amino essential penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otot & otak anak , d ibalut dengan Tepung Crispy Specia l Crispy tahan lama, praktis hanya digoreng terendam minyak (deepfrying) 4-5 menit di rumah , d iproduksi oleh produsen ternama dengan teknologi produksi dan mesin modern, tentunya telah dilengkapi sertifikasi HALAL MUI . Dengan kemasan berukuran 250 gram, dan isinya sebanyak 5 pcs, untuk harganya dimulai dari Rp37.000- Rp39.000 (tergantung harga jual toko), bisa disimpan selama 1 tah...

[Review] The Piper: Kisah Dongeng Khas Jerman Berpadu Dengan Versi Korea

'Son-nim,' bahasa Korea untuk 'pengunjung,' yang berarti 'orang asing dari luar daerah.' Kata ini juga mereferensikan untuk hantu yang melakukan perjalanan dan muncul pada hari-hari tertentu untuk mengganggu aktivitas manusia. Ketika orang-orang memilih tanggal untuk acara besar seperti pindah rumah atau pernikahan, mereka selalu memilih hari ketika 'pengunjung' tidak sedang berada di sekitar, menurut cerita rakyat di Korea yang diyakini hingga sekarang. Dalam The Piper, seorang musisi pengembara, Woo-Ryong tiba dengan anaknya di sebuah desa terpencil di pegunungan yang tidak ada di peta. Kunjungan tidak terduga mereka dianggap nasib buruk oleh penduduk desa. Tema dan motif yang diambil dari cerita anak-anak yang familiar di Jerman, 'The Pied Piper of Hamelin'. Bersetting di abad pertengahan, seorang walikota dari Hamelin bermasalah dengan wabah tikus yang menghabiskan semua makanan dan bahkan menyerang orang-orang. The Piper datang menawa...