Langsung ke konten utama

Satu Hari Bersama PionirBeton Indocement


Setelah sebelumnya kami diajak ke kompleks pabrik di Citeureup dan Cirebon, tujuan kami yang terakhir dikunjungi adalah batching plant yang dikelola oleh Pionirbeton Indonesia. Pionirbeton Indonesia merupakan anak perusahaan dari Indocement, yang didirikan pada tahun 1996. Total 100% saham dimiliki oleh Indocement. Produk akhir semen adalah beton siap-pakai. Batching plant yang ada saat ini di Jabotabek, Jabar, Jateng, Jatim dan Bali. Di Jabotabek ada 18 Batching Plant. Batching Plant yang kami kunjungi berada di daerah Kasablanka. Di sini kami diajak untuk melihat langsung proses produksi beton siap-pakai. Lokasi lainnya Batching Plant ada di daerah Sudirman, Pulogadung, Jati Asih, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. Batching Plant ini untuk menunjang proyek-proyek pemerintah. Proyek terbesar yang merupakan megaproyek Pionirbeton adalah  Krakatau Posko yang pengerjaannya lebih kurang 3 tahun. Pionirbeton Indonesia juga mempunyai produk fastcreate, yang memiliki keunggulan pembuatan beton (jalan) yang bisa cepat kering, yang bisa diinjak dalam waktu 8 jam saja. Ingin beli personal buat rumah pribadi boleh juga lho. Beli aja di , harga perkubiknya dimulai Rp 740.000.

Proses Produksi RMC (Ready-Mix Concrete) di Batching Plant

Dalam rangka ekspansi bisnis beton siap pakai, berikut ini langkah-langkah yang dilakukan oleh Pionir Beton Indonesia:
- Memperkuat bisnis Beton Siap-Pakai khususnya untuk kualitas beton high grade di dalam menunjang pembangunan infrastruktur di Indonesia.
- Fokus saat ini adalah proyek infrastruktur dan efek berantai nya pada pembangunan perumahan, kawasan Industri dan gedung bertingkat.
- Pada Hq 2017, volume penjualan turun 27,1% karena melambatnya aktivitas konstruksi infrastruktur di Indonesia dan melemahnya pertumbuhan ekonomi secara umum.
- Pionirbeton, anak perusahaan yang menjadi salah satu pemimpin pasar dalam bisnis beton siap pakai.
- Mengamankan pangsa pasar beton dengan menandatangani kontrak eksklusif dan jangka panjang untuk pasokan batu dan pasir dari Ketapang dan Belitung.

Volume penjualan beton siap pakai
Inisiatif Pionir Beton Indonesia untuk lingkungan

- Setiap truk mixer yang keluar batching plant dicuci untuk menghilangkan sisa material produksi beton siap-pakai agar tidak tercecer di jalan atau tempat lain;
 - Corong truk mixer (tempat keluarnya produk beton siap-pakai) dilengkapi dengan penutup untuk menghindari tercecer sisa produk dijalan atau yang lain;
- Storage bahan baku beton siap-pakai di batching plant dilengkapi dengan atap untuk menurunkan tingkat penyebaran debu dan melindungi bahan baku dari air hujan.
- Belt conveyor di batching plant ditutupi dengan penutup untuk mengurangi polusi debu dalam transportasi bahan baku ke batching plant
- Sisa beton siap-pakai dikumpulkan di batching plant yang kemudian diambil oleh pihak ketiga (tidak dibuang sembarangan).
- Dilakukan aktivitas penghijauan di kawasan batching plant sebagai sekat alamiah untuk polusi debu dari aktivitas operasional
 - PBI melakukan treatment khusus untuk air limbah yang dipakai dalam proses produksi sebelum dibuang.
 - Setiap karyawan maupun kontraktor wajib untuk mengenakan alat pengaman diri (APD) dalam aktivitas sehari-hari di batching plant.

Foto bersama di batching plant

Tempat selanjutnya yang kami kunjungi adalah proyek-proyek yang sedang berjalan yang didukung oleh Pionir Beton indonesia.

Menara Jakarta
- Menara Jakarta terletak di Kemayoran, dekat dengan PRJ Kemayoran, tepatnya di Jln. H. Benyamin Sueb
- Developer proyek ini adalah Agung Sedayu Grup
- Proyek yang dibangun adalah gedung Superblock dengan enam tower
- Proyek ini dibangun di area seluas 4 hektar
- Mulai dibangun pada Agustus 2017 rencana selesai pada tahun 2020
- Kebutuhan Beton 240.000 m3
- Sampai dengan bulan November 2017, Pionirbeton sudah memasok 25.000m3 beton siap-pakai.

proyek Menara Jakarta



Automated People Mover System at Bandara Soekarno-Hatta - Skytrain
Kerjasama Operasi (KSO) Wijaya Karya – Indulexco
Proyek dimulai pada 2016 dan berakhir pada Q1 2018
Volume yang dipasok mencapai 43,000 m3.
Selagi menunggu jadwal kedatangan truk pengangkut beton siap-pakai, kami diajak untuk menaiki Skytrain menuju terminal 2 dan sebaliknya. Di proyek ini kami dapat melihat secara langsung proses beton siap-pakai yang digunakan untuk tiang pancang penyangga jalur Skytrain menuju depo.


Selain proyek yang kami kunjungi, ada beberapa proyek lainnya yang didukung oleh Pionirbeton Indonesia, di antaranya:

Distric 8 - Senopati
Pengembang Agung Sedayu Group
Lokasi di Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 28, Jalan Senopati Raya, Jakarta Selatan
Luas area dari proyek tersebut sebesar 4.8 hektar yang terdiri dari 10 premium tower untuk perkantoran, apartemen, dan hotel
Pionirbeton merupakan pemasok beton tunggal (single concrete supplier) dengan total volume beton kurang lebih 275k m3 
Pengirimannya dimulai pada kuarter ketiga tahun 2014 sampai pertengahan tahun 2017
Pengiriman beton dilakukan dari beberapa lokasi batching plant di Jakarta terutama dari lokasi Sudirman dan Kasablanka
Beberapa proyek lain dari Agung Sedayu Group yang sedang digarap Pionirbeton adalah Menteng Park Apartment, Sedayu City Apartment, Gold Coast PIK apartment, dan PIK Office Tower. 


Jalan Tol Lido - Bocimi
Pionirbeton Indonesia memasok kebutuhan beton untuk seksi 1 Tol Lido Bocimi yaitu ruas Ciawi - Cigombong sepanjang 15,35km
Kontraktor pengerjaan proyek ini adalah Waskita – Wika KSO, PT. Waskita Karya, dan PT. Posco E&C Indonesia yang dimulai pada akhir 2015
Volume pasokan beton PBI mencapai 150.000 m3 dari kebutuhan yang mencapai 350.000 m3
Pionirbeton telah membangun 2 batching plant di lokasi Ciawi dan Lido yang merupakan lokasi sangat strategis karena berada di 2 titik penghujung proyek seksi 1 tersebut
Pengiriman beton dilakukan menggunakan mixertruck untuk konstruksi struktur jalan & jembatan seperti borepile, pilecap, pier (pilar), boxtunnel (terowongan) serta konstruksi perkerasan beton (rigid concrete pavement).

Rasa penasaran saya atas asal-muasal bahan yang diangkut oleh truk mixer terjawab sudah, setelah mengunjungi secara langsung Batching Plant. Awalnya saya kira, muatannya dibawa dari kompleks pabriknya yang di Citeureup atau Cirebon. Baca juga pengalaman teman-teman yang lainnya saat acara ini:





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laura & Marsha: Petualangan Dua Sahabat di Eropa

"Semoga saat menonton nanti tidak berdekatan dengan para jahanam yang akan dengan teganya ikut nonton dan bercerita adegan demi adegan dalam film ini" Itu doa saya ketika dapet undangan nonton film Laura & Marsha ini. Kenapa demikian? Entah mengapa untuk promo film yang satu ini saya mendapatkan undangan nontonnya bukan di acara Press Screening yang sesungguhnya. Di undangan film-film Indonesia yang lainnya, Saya biasa menonton bersama rekan-rekan media, bukan hanya dari kalangan komunitas dan blogger. Dan acara yang saya hadiri Sabtu pagi kemaren adalah pemutaran dari film ini untuk yang kesekian kalinya sebelum tayang reguler pada tanggal 30 Mei 2013. Laura, seorang travel agent yang membuatnya hidup secara teratur, sistematis dan merencanakan hal-hal yang akan dia lakukan. Telah menjadi single parent selama 4 tahun dan membentuknya menjadi seseorang yang sulit mempercayai orang lain.  Marsha, seorang penulis buku traveling yang belom pernah pergi...

Internet Super Cepat Wifi ID dari Telkom Indonesia di Asean Blogger Festival 2013

Day 1: Road Trip I'm ready for #RoadTrip #ABFI2013 — Hendra Gunawan (@ndraverne) May 8, 2013 Itu twit terjadwal saya yang aktif ketika saya sudah berada di jalan raya menuju Terminal Lebak Bulus untuk bergabung dengan teman-teman Blogger lainnya sekitar Jabodetabek yang akan bersama-sama mengarungi perjalanan selama belasan jam dengan Bus Gajah Mungkur menuju Solo.  Bagi teman-teman yang sudah mengenal dekat dengan saya pasti mengetahui hal pertama yang akan saya cari ketika akan berlama-lama menunggu. Saya sampai di Terminal Bus Lebak Bulus tepat jam 20.30 WIB, sedangkan jadwal keberangkatan Bus jam 22.00 WIB. Ya! Saya seorang pengguna Android yang jarang berlangganan paket data. Saya lebih mengandalkan free wifi yang tersedia di tempat-tempat umum yang sering saya kunjungi baik itu di Bogor atau pun di Jakarta. Salah satu fasilitas free wifi yang sering saya gunakan adalah milik Telkom Indonesia . Sejak Wifi ID diluncurkan pertama kali di Jakarta, saya sudah mencoba dan m...

SENIOR: Film Duo Detektif Remaja Beda Dunia

Judul: Senior (Runpee) Dibintangi oleh: Jannine Wiegel, Phongsakon Tosuwan, Sa-ad Piampongsan Disutradarai oleh: Wisit Sasanatieng Produksi: M-39 Genre: Drama/Horor Durasi: 111 menit Jadwal Tayang: 13 Januari 2016 di CGVblitz, Cinemaxx dan Platinum Cineplex Film ini bercerita tentang apa? Berikut sinopsisnya... Kisah sepasang detektif dari dua dunia yang berbeda bekerjasama untuk mengungkap pembunuhan yang terjadi 50 tahun yang lalu. Salah satu dari mereka bernama Adhiti (dengan nama panggilan Mon; entah dari Doraemon atau ikan Salmon) yang diperankan oleh Jannine Wiegel. Mon memiliki bakat rahasia yang terpendam, Ia dapat mencium kehadiran arwah orang yang telah meninggal di sekitarnya. Dan satu detektif lagi adalah hantu, dia adalah arwah dari kakak kelas (memilih dengan nama panggilan senior) diperankan oleh Phongsakon Tosuwan yang dikisahkan telah meninggal beberapa tahun sebelumnya. Tidak ada yang pernah melihatnya, ...