Langsung ke konten utama

Mari Kita Sambut Kelahiran Baran Energy, Bayi Unicorn Yang Akan Membuat kita Tidak Perlu Bayar Listrik

Victor Wirawan bersama timnya


JAKARTA, JUNI 2019 - Akhir-akhir ini, banyak perhatian masyarakat tertuju pada sejumlah tokoh muda sukses dunia, sebut saja misalnya Mark Zuckerberg pemilik Facebook, Jan Koum pendiri WhatsApp, atau  Elon Musk pengusaha muda sukses yang popular dengan beberapa bisnis bertema teknologi futuristik mulai dari bisnis otomotif ramah lingkungan hingga proyek perjalanan lintas angkasa.

Jika di luar negeri sudah banyak anak–anak muda yang sukses di bidangnya masing–masing, di Indonesia pun banyak anak anak muda yang memiliki potensi luar biasa, bahkan sudah sukses. Adalah Victor Wirawan, anak muda milenial Indonesia yang berinisiatif mengembangkan teknologi di bidang energi terbarukan.

Victor, yang oleh teman–teman dan relasinya disamakan dan dijuluki sebagai Elon Musk versi Indonesia tersebut, saat ini bersama dengan puluhan anak–anak muda milenial berbakat di bawah naungan Baran Energy, di antaranya sedang mengembangkan teknologi power storage yang bisa menampung energi listrik, baik yang bersumber dari matahari, air, maupun angin.

“Anak – anak muda milenial bersama Baran Energy  saat ini sedang menciptakan produk yang sangat revolusioner agar setiap orang tidak perlu kena beban listrik lagi. Dengan menggunakan teknologi dari Baran Energy, maka sama saja pengguna bayar listrik 5 tahun, tetapi selanjutnya GRATIS listrik 15 tahun,” ucap Victor dalam rilis yang saya terima.

Dengan teknologi revolusioner yang memungkinkan masyarakat tidak perlu mengisi token listrik ini, Victor optimis teknologi ini bakal mendapat respon positif dari masyarakat luas jika suatu saat mulai dipasarkan.

Kehadiran Baran Power ini merupakan cara baru mengkonsumsi energi tanpa fosil, tidak perlu membayar listrik dan konsumen hanya megeluarkan biaya untuk membeli perangkatnya saja, tapi kedepannya sangat menghemat pengeluaran biaya listrik.

Victor bersama puluhan anak-anak negeri yang berbakat sedang mengembangkan tiga varian produk teknologi energi ramah lingkungan, yaitu PowerWall berkapasitas 8.8 KWh, PowerPack 126 KWh, dan PowerCube 1.2 MWh. Ketiga perangkat dapat digunakan mulai dari rumah tinggal, pabrik, real estate, perkebunan, pertambangan, hingga industri sekala besar. Selain itu, Baran juga siap meluncurkan prototype mobil listrik yang nantinya suatu saat bisa dikomersilkan.



“Kami yakin, Baran Energy sebagai startup dalam beberapa waktu mendatang akan lahir menjadi salah satu baby unicorn yang bisa menampung semakin banyak anak–anak muda milenial Indonesia yang berpikiran kreatif dan inovatif,” tutur Victor.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pernah menyampaikan, di tahun 2019 ini pemerintah menargetkan akan ada lima startup unicorn di Indonesia. Indonesia saat ini, berdasarkan beberapa riset yang disebut Presiden Jokowi, memiliki empat unicorn. 4 unicorn tersebut adalah Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hong Kong Summer Spectacular

Hari ini saya berkesempatan menghadiri acara Press Conference " Hong Kong Summer Spectacular " dari Hong Kong Tourism Board , event mereka dalam rangka menyambut musim panas. Acara dipandu oleh mbak Amy Zein dan sebagai pembicara utama Mr. Simon Wong , Regional Director Southeast Asia -  Hong Kong Tourism Board. Amy Zein sebagai MC Mr. Simon Wong 2 orang blogger yang menemani Mr Simon Wong Beberapa hari sebelumnya sudah ada beberapa blogger yang berkunjung ke Hong Kong, mereka pun berbagi pengalaman yang mereka dapatkan selama berada di sana.  Acara menarik yang wajib diikuti dalam rangka " Hong Kong Summer Spectacular " yaitu: Visa go Hong Kong Super Shopper dan Hong Kong Summer Showreels .   Hong Kong Summer Showreels adalah kontes photo online yang terbuka bagi seluruh WNI, yang ingin ikut sila daftar langsung ke www.HongKongsummer.com/id   Panduannya sebagai berikut: setelah masuk ke  www.HongKongsummer.com/id ...

Internet Super Cepat Wifi ID dari Telkom Indonesia di Asean Blogger Festival 2013

Day 1: Road Trip I'm ready for #RoadTrip #ABFI2013 — Hendra Gunawan (@ndraverne) May 8, 2013 Itu twit terjadwal saya yang aktif ketika saya sudah berada di jalan raya menuju Terminal Lebak Bulus untuk bergabung dengan teman-teman Blogger lainnya sekitar Jabodetabek yang akan bersama-sama mengarungi perjalanan selama belasan jam dengan Bus Gajah Mungkur menuju Solo.  Bagi teman-teman yang sudah mengenal dekat dengan saya pasti mengetahui hal pertama yang akan saya cari ketika akan berlama-lama menunggu. Saya sampai di Terminal Bus Lebak Bulus tepat jam 20.30 WIB, sedangkan jadwal keberangkatan Bus jam 22.00 WIB. Ya! Saya seorang pengguna Android yang jarang berlangganan paket data. Saya lebih mengandalkan free wifi yang tersedia di tempat-tempat umum yang sering saya kunjungi baik itu di Bogor atau pun di Jakarta. Salah satu fasilitas free wifi yang sering saya gunakan adalah milik Telkom Indonesia . Sejak Wifi ID diluncurkan pertama kali di Jakarta, saya sudah mencoba dan m...

Asia Pacific Predator League 2020 Dibuka! Lebih Seru dan Megah dengan Total Prize Pool US$400.000

Setelah menuai sukses dan menjadi ikon perhelatan kompetisi eSport terbesar di Asia Pasifik selama dua tahun berturut-turut (liputan tahun sebelumnya di sini dan di sini ) tahun ini Acer kembali menyelenggarakan Asia Pacific Predator League 2020 yang lebih besar, spektakuler dan akan diikuti oleh semakin banyak talenta eSport. Negara yang berpartisipasi pun semakin banyak, menjadikan acara tahunan Acer ini semakin mendunia dan disukai oleh gamers mancanegara. Ribuan team di Asia Pasifik akan berpartisipasi untuk berlaga dalam dua kategori game yang dipertandingkan, yaitu DOTA 2 & Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG). Predator, brand dengan deretan perangkat gaming yang terlengkap, melalui Asia Pacific Predator League 2020 ini akan mengumpulkan para gamer dari 17 negara mulai dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Australia, India, Singapura, Hong Kong, Macau, Japan, Korea Selatan, Taiwan, Mongolia, Sri Lanka, Bangladesh, dan Myanmar. Para gamer yang ...