Tujuan buat datang ke tempat ini selain maen games, browsing ya cuma nongkrong aja. Bisa tepe-tepe, banyak banget anak SMK yang maen kesini, ngerjain tugas-tugas sekolahnya. Klo gw datang teman gw yang giliran jaga udah pasti langsung nyodorin gw salah satu yang ada dalam lemari minuman Coca-Cola. Untungnya itu setiap gw datang pasti selalu ada isinya. Klo kosong ya nasip gw deh. Iya teman gw ini sempat mengeluh pas kemaren libur panjang. Gak ada anak sekolah penghasilan turun drastis katanya, duh kasihan juga gw.
"Semoga saat menonton nanti tidak berdekatan dengan para jahanam yang akan dengan teganya ikut nonton dan bercerita adegan demi adegan dalam film ini" Itu doa saya ketika dapet undangan nonton film Laura & Marsha ini. Kenapa demikian? Entah mengapa untuk promo film yang satu ini saya mendapatkan undangan nontonnya bukan di acara Press Screening yang sesungguhnya. Di undangan film-film Indonesia yang lainnya, Saya biasa menonton bersama rekan-rekan media, bukan hanya dari kalangan komunitas dan blogger. Dan acara yang saya hadiri Sabtu pagi kemaren adalah pemutaran dari film ini untuk yang kesekian kalinya sebelum tayang reguler pada tanggal 30 Mei 2013. Laura, seorang travel agent yang membuatnya hidup secara teratur, sistematis dan merencanakan hal-hal yang akan dia lakukan. Telah menjadi single parent selama 4 tahun dan membentuknya menjadi seseorang yang sulit mempercayai orang lain. Marsha, seorang penulis buku traveling yang belom pernah pergi...